Selasa, 05 Februari 2019

MERETAS BUYLING DI SOSIAL MEDIA DENGAN MENANAMKAN AQIDAH YANG KUAT


MERETAS BUYLING DI  SOSIAL MEDIA DENGAN  MENANAMKAN AQIDAH YANG KUAT
                                                           Oleh: Ratna Mettasari, S.Pd


Di abad ke 20 ini, teknologi informasi dan komunikasi berkembang dan menyebar begitu sangat cepat. Hal ini dapat dibuktikan dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang hampir merata di semua kalangan. Entah itu tua, muda, miskin ataupun kaya hampir semua dapat menikmati perkembangan teknologi tersebut.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut tentunya memiliki dampak yang sangat kuat. Yakni dampak positif dan dampak negative. Dampak positifnya adalah dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memudahkan manusia melakukan berbagai hal yang dulu mustahil untuk dilakukan. Misalnya adalah silaturahmi dengan manusia di seluruh penjuru dunia. Sebelum teknologi informasi dan komunikasi berkembang berkomunikasi dengan orang luar (luar negeri) menjadi kemustahilan. Membutuhkan waktu dan biaya yang sangat banyak. Namun, dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi abad ini tak hanya silaturahmi saja. Bahkan kita bisa melakukan beberapa hal dalam satu genggaman saja. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang  tidak bijak ternyata juga memiliki dampak negative. Salah satu dampak negativnya adalah maraknya kriminalisasi melalui teknologi informasi dan komunikasi.
Apakah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi penting bagi kita sebagai ketenaga pendidikan?. Tentu saja, seperti yang dipaparkan di atas bahwa penggunaan perkembangan teknologi tidak hanya di kalangan  tua saja. Tetapi, juga di kalangan muda yaitu anak-anak kita (pesertadidik).
Jenis penggunaan teknologi yang sering di gunakan anak-anak kita? Jenis teknologi yang sering anak-anak kita gunakan adalah media sosial (faceook whatshap,instragram, dll).  Apakah itu berdampak positif? Tentu saja ada positif dan ada dampak negatifnya pula. Jika anak kita menggunakan secara bijak maka tentusaja dampak positif yang akan diterima. Tetapi jika mereka menggunakan secara tidak bijak maka dampak negatiflah yang akan diperoleh mereka.
Dampak negative apakah yang sering anak-anak hadapi dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi? Buylling media sosial. Inilah yang wajib kita ketahui selanjutnya sebagai pendidik. Dampak-dampak perubahan sikab pada peserta didik kita yang disebabkan pengaruh negative media sosial.  Buylling pada media sosial apakah yang dimaksud? Buylling di sini tidak hanya komentar pedas saja, atau perkataan yang menyakiti salah satu pihak. Tetapy buylling yang sering di hadapi anak-anak kita adalah Body Shaming  yang berkaitan dengan fisik ananda kita.
Bagaimana kalau sudah terjadi? Kita harus terlibat dan mengawasi dan yang terpenting mendampingi. Karena hal yang terpenting setelah menjadi korban adalah dengan melakukan pendekataan secara hati. Menasihati dari hati ke hati.
Bagaimana cara meminimalisir dampak yang di sebabkan oleh buylling(before)? Perkembangan itu pasti menghindari itu jangan. Penanaman pondasi yang kuat inilah yang menjadi kunci bagi orang tua maupun pendidik dalam menghadapi dampak negative buylling. Jika pondasinya kuat takkalah mereka dilepas maka mereka akan memiliki pegangan yang sangat kuat. 
Apakah pondasi itu? Alqur’an dan as sunnah. Jika kita benar-benar menancapakan dasar ini kedalam diri anak-anak kita maka jika anak-anak melakukan sesuatu yang bersifat negative maka dia akan mengembalikan kepada al-qur’an dan assunah. Jikalau itu diterapkan di semua anak-anak kita maka buylling akan terminimalisir.
 Teaching point yang bisa kita ambil adalah ada keterlibatan beberapa pihak untuk mengarahkan peserta didik kita kepada hal-hal positif tentu saja ada peran orang tua dan seorang guru yang berperan untuk menancapkan pondasi yang kuat kepada anak-anak kita sebagai bekal menghadapi perkembangan dan dampak-dampak negatifnya. So, kita harus mempersiapkan strategi tepat akurat demi terciptanya generasi emas bebas buylling.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar